Improving My Self

tiba-tiba gw kepikiran buat nanya-nanyain tentang diri gua ke temen-temen gua. apa yang mereka liat dari seorang Wahyu Rismawan dari detik pertama mereka kenal gua, sampe sekarang. tujuannya cuma satu, gua mau memperbaiki diri. hehehe.

sebagai remaja, emang lagi waktunya mencari jati diri. Rasa ingin tau yang besar, membuat para remaja melakukan tindakan “coba-coba”. Semua hal yang ingin dia tau, dia coba. entah itu tindakan baik atau buruk. gw sebagai remaja si merasakan itu. tapi gak mau terlalu jauh terlarut. gua mau memperbaiki diri gua sendiri. banyak sifat-sifat buruk yang orang lain gak suka, gua berusaha tanyain itu ke mereka. kuncinya satu, gua gak boleh sakit hati, karena emang tujuannya kan meminimalisir sifat-sifat buruk yang orang lain gak suka dari gua. bukan menghilangkan yaaa. hehe.. sebagai manusia normal gak akan lepas dari sifat buruk sebagai sumber dosa.
nah sekarang mau cari tau, sampel yang gua pake disini ya orang-orang yang kenal sama gua, gua pilih beragam, dari yang deket banget, temen lama yang udah lama gak ketemu, yang biasa-biasa aja, sampe yang baru kenal. yang nantinya bisa ketauan siapa diri gua sendiri di mata orang lain dalam waktu yang berbeda.
kenapa gua buat kaya gini, coz jujur aja gua gak tau siapa diri gua di mata orang lain. karena setiap orang kan kepalanya beda-beda otomatis punya filosofi dan pendapat yang berbeda pula.
mudah mudahan lancar, mungkin menurut sebagian orang ini gak penting. tapi gak untuk gua. hehe.
Advertisements

Pelajar Bodoh !

gw merasa semenjak di SMA ini kok prestasi akademik di kelas untuk pelajaran sekolah yang ada di Kurikulum itu menurun drastis. Gak tau kenapa gak ada keinginan untuk belajar. anehnya gw lebih suka melajarin pelajaran yang menurut mereka itu gak penting, tapi gw nyaman dan seneng melajarin ini. terus kalo di rumah pulang sekolah semenjak punya internet maunya browsing, Blogging, cari tau belajar HTML, PHP dll.

Mungkin kalo gua bimbel di luar bisa ningkatin motivasi belajar, emang sebenernya tujuannya bimbel itu kan cuma biar kita termotivasi belajar. kalo udah termotivasi pasti bakal mau belajar, kalo udah ada kemauan pasti ada usaha terus pelajaran gampang masuk di otak.

iya gua ngerasa si gitu, tempat bimbel itu tempat biar gua bisa belajar dengan rapih. artinya ter-organisir. sebenernya mau bimbel tapi yaaa. gak enak mau minta ke orang tua, kan gak murah biayanya.

Di pelajaran Kimia, yang sebenernya kata siapa aja yang tau tentang IPA, pelajaran Kimia itu mata pelajaran paling mudah di antara rekan-rekannya kaya Matematika, Fisika, dan Biologi. tapi di kelas X (sepuluh) kalimat “Mata Pelajaran Kimia” itu udah jadi Blacklist di otak. karena Faktor guru yang selalu mengecewakan menurut gw. Gua baru pertama kali belajar Kimia di kelas X, itu kesan pertama. dan kesan pertama atau langkah pertama itu harusnya di buat sebaik, atau seindah mungkin agar kita bisa terus ke langkah selanjutnya. tapi gua gak nemuin itu. jadi yaa.. selalu buruk nilainya. ternyata gak cuma gua yang ngerasa, temen-temen yang lain juga gitu sebagian besar. awalnya gua masih terus berusaha dan ada keinginan untuk bisa. tapi yaaa.. jadi masih berusaha belajar sendiri, tapi gak tau kenapa. kok gak dapet intusinya. jadi gua gak bisa kembangin itu. sampai akhirnya ter-blacklist kata “Kimia” di otak gua.

sebenernya masih pengen bisa, pengen ada yang bisa ngubah Judgment ini. yaa tapi sampe sekarang belum ketemu siapa, dan gurunya juga gak ada yang cocok ditambah gua males belajar.

Beberapa pertanyaan sebelum punya blog.

Saya mencoba berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang persiapan sebelum mulai ngeblog . Tulisan ini dipublish karena terinspirasi dari beberapa kejadian yang saya temui. Di Y!A saya menjumpai banyak pertanyaan tentang blog, ada pula kisah sedih jatuhnya mental menulis dari beberapa teman yang pernah saya ajak bertukar pikiran tentang ngeblog yang akhirnya blog tidak lagi update berbulan-bulan, ada juga teman facebook kesulitan beradaptasi dengan tanggapan serta respon negative yang diterima dari pengunjung blognya, terakhir adalah berdasarkan pengamatan dan kunjungan saya pada beberapa blog lainnya. Sangat disayangkan, seharusnya kejadian ini tidak perlu terjadi jika sedari awal telah memiliki mind set yang kuat untuk menerjuni dunia blog. Jangan pernah berpikir kamu akan sukses ngeblog dengan mengikuti cara sukses ngeblog ala blogger master. Ga semudah itu sobat. Metode yang mereka beberkan boleh saja canggih dan tidak ada yang salah dengan itu, namun yang paling penting adalah kepribadian dan mental untuk menerjuni blogging. Cobalah menanyakan hal ini kepada diri sendiri. Mudah-mudahan beberapa pertanyaan berikut bisa menjadi landasan dan menjadi inspirasi bagi kamu untuk mulai ngeblog.




Apakah saya suka menulis?


Blog adalah media tempat menulis. Bang Wahyu suka ngeblog karena pada dasarnya saya orang yang suka menulis. Dulu saya menulis di buku, entah itu hanya sekedar iseng ataupun opini pribadi akan suatu kejadian. Teknologi yang semakin maju membuat saya merasa terbantu dengan menulis di media blog. Orang lain bisa membaca tulisan ini secara bebas dan gratis. Jangan dipaksakan untuk ngeblog kalau kamu memang bukan tipe orang yang suka menulis. Namun, walaupun kamu tidak biasa menulis, blog bisa menjadi ajang latihan untuk menulis. Sering nonton film barat? Kalau ia, tentu kamu pernah menonton film yang menceritakan kehidupan pendidikan di sana. Anak TK pun sudah diwajibkan untuk membuat suatu karya tulis sederhana. Mereka melatih budaya menulis sejak usia muda.


Apakah saya orang yang percaya diri?


Percaya diri adalah sikap yang berani melakukan pendekatan dan berkomunikasi dengan orang lain di kehidupan sehari-hari ataupun di dunia maya. Yakin akan kemampuan yang dimiliki. Yakin dengan cara menulis yang ditentukan sendiri dan bisa pula menerima cara dari orang yang menjadi idola kamu.


Bagaimana saya menghadapi tanggapan orang lain?


Menulis di blog berarti orang lain dapat membaca isi tulisanmu. Bukan hal yang aneh jika orang lain membaca tulisan blog kamu dan memberikan tanggapan yang berbeda. Ada yang merasa puas dengan memberikan komentar yang baik dan ada yang merasa isi blog kamu sampah semua. Siapkah dirimu dengan kenyataan seperti ini.


Apakah saya dapat menyelesaikan apa yang sudah dimulai?


Seperti yang saya katakan di atas, banyak blog di internet yang pada akhirnya ditinggalkan dan ga diurusin lagi. Ngeblog itu butuh kerja keras dan ga bisa dianggap mainan kecil. Di Amerika, blog sudah begitu terkenal dan bahkan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari mereka. Namun budaya ini belum saya temukan di Indonesia. Emangnya situ sudah profesional? Tidak, saya bukan seorang profesional namun saya merasakan hal ini penting. saya juga masih perlu belajar dan belajar dari yang sudah maju dan berpengalaman. Oke, tentang target menulis. Katakan saja kamu punya target membuat 30 artikel blog dalam sebulan, namun pada kenyataannya kamu hanya bisa menyelesaikan 4 artikel saja. Apakah kamu bisa menerima ini. Jangan membebani diri dengan target yang muluk-muluk.


Apakah saya orang yang mudah menyerah?


Jika kamu menemukan masalah yang belum terpecahkan, apakah yang akan kamu lakukan. Duduk berdiam diri dengan santai atau kamu mencari cara lain untuk bisa menyelesaikan masalah tersebut. Jawab sendiri ya.


Apakah saya bisa disiplin dengan waktu?


Kamu harus menetapkan waktu tertentu untuk mengelola blog. Buat posting blog ga mesti satu sehari. Kamu bisa saja membuat posting satu artikel seminggu. Terserah saja, yang penting atur waktu dan sesuaikan dengan jadwal yang sudah ada. Yang penting mau komitmen untuk mentaati jadwal tersebut. Jika mengalami kebosanan, silahkan beristirahat. Baca tips mengatasi kebosanan blogging.



Apakah saya suka membaca?


Orang yang suka menulis biasanya banyak membaca. Banyak sumber bacaan dari internet dan buku-buku lain dan ini bisa menginspirasi kamu untuk menulis di blog. Semakin banyak bahan bacaan akan semakin m
emperluas wawasan sehingga menulispun bukan menjadi suatu hal yang sulit.
Terakhir, tanyakan kembali ke dirimu apakah saya benar-benar ingin ngeblog?


Jangan dikira ngeblog itu gampang sobat. Semuanya butuh proses dan waktu yang panjang. Banyak orang yang mulai blogging dan kenyataan yang terjadi di bulan ketiga dan keempat biasanya mengalami kebuntuan yang akhirnya meninggalkan blogging. Banyak yang tergoda membuat blog karena mendengar dari blog bisa mendapatkan uang yang banyak. Jika ini yang menjadi motivasi kamu untuk ngeblog, maka saya yakin kegagalan sudah menghampiri dirimu. Pengalaman berbicara, he..he..
Masih banyak hal lain yang bisa kamu tanyakan pada dirimu. Apakah saya siap terjun di dunia blog? Inilah yang saya alami sejauh ini. Setiap orang tentu punya pengalaman yang berbeda-beda. Belajar dari pengalaman adalah guru terbaik. Percaya ga? Tanamkan dalam diri bahwa ngeblog itu tidak gampang. Ngeblog tidak semudah yang pernah kamu dengar dari para blogger yang sudah master. Mereka juga membutuhkan proses dengan waktu yang lama untuk bisa sukses. Berlatihlah secara teratur dan disiplin. Buat teman-temanku di Y!A, facebook dan teman blogger lainnya, saya hanya mau berpesan jangan merasa berkecil hati jika ada yang tidak suka dengan blogmu. Maju terus pantang mundur! Teruslah berkreasi, bagikan ilmu pengetahuan secara gratis. Salam sukses dan happy blogging for all.

Sok Menarik Kesimpulan

gua kalo lagi bengong suka mikirin aja tentang sekitar gua yang gua anggep harus dipikirin. (hehe Lebay)

nah kebetulan lagi mikir tentang anak anak cewe (bahasa sopannya “Akhwat”) yang sekarang kok keliatan aneh aja menurut gua. ckckck…. (sok nge-judge jelek)

kalo diliat-liat banyak yang “ngumbar” (sengaja pake tanda kutip) biar di deketin cowo-cowo. gak tau deh maksud benernya apa, tapi gua nangkepnya gitu. heheh (suudzon dikit gpp), atau mungkin juga karena pergaulannya. temen-temennya yang “gaya”nya kaya gitu. jadi mereka gak mau kalah antara satu dengan yang lainnya. mungkin emang lagi masa remaja yang lagi cari jati diri, selalu ingin tau, coba-coba, keras kepala, gak mau kalah dan lain lain. emang pada dasarnya para wanita ingin selalu tampil menarik, karena ingin di perhatikan oleh lawan jenisnya. mungkin caranya seperti itu (salah). ngundang nafsu para laki-laki normal.

sebagai contoh kecil yang keliatan real, “ngumbar-ngumbar anggota tubuh yang mereka punya.” pada dasarnya semua laki-laki normal suka dengan ini, bedanya ada yang masih ingat dosa, ada yang engga. yang masih inget dosa biasanya dia cuma diem-diem aja gak di jadiin bahan omongan. banyak temen-temen cowo yang cerita kalo mereka pernah !@#$%^&();*, emang itu yang para cewe mau katanya. (NB : engga semuanya seperti itu)

nahh… sering denger temen-temen cowo yg rada-rada “brengsek” atau yang nyerempet bandel cerita tentang pengalaman mereka “itu”. tapi sering denger juga cerita temen-temen cowo yang baik akhlaknya kalo nanggapin perempuan gimana. hahaha

terus dari situ sifat sok tau gua muncul. terus bikin kesimpulan aja.


” Pria baik hanya tertarik pada Wanita baik karena kebaikannya, begitupula Pria tidak baik yang hanya tertarik pada Wanita tidak baik, karena ketidak baikannya”


kesimpulan itu kira-kira bisa juga gak ya buat “wanita” ??? (gue bukan cewe sii jadi gg tau) tapi gg adasalahnya di coba, jadi :


” Wanita baik hanya tertarik pada Pria baik karena kebaikannya, begitupula Wanita tidak baik yang hanya tertarik pada Pria tidak baik, karena ketidak baikannya” (yang ini gg yakin deh)

penjelasannya sebagai berikut : (halahhh)

gini gini . . . .


kalo cowo alim liat cewe bener juga rasanya “ser ser” hahaha… dalam arti mereka tertarik, terus cowo alim itu mikirnya tua… alias panjang. dalam benaknya mungkin kaya gini ” subhanallah… ini akhwat enak banget diliat, dia keliatan indah dengan cara yang indah. terus sifatnya bikin ati ane adeemmm deh. betapa beruntungnya cowo yg bisa dapetin dia.” (hahahah)

tapi kalo ngeliat cewe yang gak bener pasti di benaknya gini “astagfirullah, itu cewe masa gitu si penampilannya.. sifatnya juga. ckckck.. cuma ngundang nafsu, (masalahnya gua juga nafsu niii), gak deh kalo di jadiin pendamping hidup, mungkin nikmat sesaat tapi terusannya makan ati deh pasti.”

tapi kalo cowo gak bener ngeliat cewe bener di benaknya mungkin gini. “buseet, itu cewe rapet amat kaya lemper. pasti kaku tu orangnya. gak asik tu pasti. ogah dahh. gak bisa di apa-apain. prospeknya jelek tu. kasian cowonya tu.”

tapi kalo ketemu cewe “nakal” benaknya pasti gini. “wuuuiihh,, mantap. kayanya ^&*% terus @#$%^ nahh mendingan $#%^& terus $%^&*.” (pokonya gitu dah penuh sensor. haha)

sekarang kita berkaca pada diri kita masing-masing, termasuk gua nii. hehe
yang gua tulis ini menurut kaca mata gua. dapet informasi-informasi dari temen-temen yang bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya. gak ada maksud untuk menjelek-jelekan cuma mau sok-so’an ikut memikirkan realita dan sok-so’an menarik kesimpulan sebagai penyederhanaan dari pemikiran-pemikiran kita, yang nantinya mudah mudahan bisa di jadikan sebagai bahan pembelajaran pada diri kita, sukur-sukur orang banyak. amin.
sekali lagi ini menurut pendapat gua, dan berbicara umumnya. tapi pada dasarnya kan setiap orang itu beda-beda, mungkin covernya berbentuk A tapi isinya berbentuk B begitu juga sebaliknya.
posting ini mudah-mudahan bisa menolong kaum hawa yang lebih dominan sering di hianati oleh kaum adam. hahaha lebaynya mulai.
emang kalo cowo itu cuma ngomong doang, gombal sana sini, gg setia dll, makanya gua gg suka cowo. hahaha

Daftar Lomba di Gonzaga College

oalaahhh . . .  nyesel ke Gonzaga College hari ini cuma buat ngasih duit pendaftaran lomba. ckckck. tau gitu mending di transfer aja. gara-gara contact personnya rese. katanya pendaftaran harus Onsite alias dateng ke tempat ‘coz harus ngasih syarat-syarat lomba kaya Pass Foto, Surat keterang sekolah, Fotocopy Kartu Pelajar, dll.
tapi kata temen pendaftaran bisa Online alias duitnya aja dulu di trasfer, lalu persyaratan lomba bisa menyusul pas technical meeting (TM). 
karena males belajar di sekolah, yaudah gua minta surat dispen aja buat pergi ke sana. di temenin ade kelas 2 orang, kita berangkat ke Gonzaga College, tepatnya di daerah Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
ke sana pake procedure “ngeteng” alias naek angkutan umum. naek Roda Niaga dulu ke Kalideres, terus nyambung BusWay dari Kalideres sampe tempat tujuan.
karena udah setahun yang lalu, jadi agak lupa jalannya. pas di busway akhirnya “kebablasan” sampe BLOK M. harusnya turun di HALTE DUKU ATAS ( gua paling benci halte ini, ‘coz jalan buat ke HALTE DUKU ATAS 2 jauh banget, singkat kata si maless)
nahh.. lanjut…
karena kelewat sampe BLOK M, akhirnya kita beli karcis lagi terus puter balik. tapi ada untungnya juga sii nyasar ke sini, jadi tau BLOK M. haha (NORAK!)
dari Kalideres sampe Pejaten itu Transit 3 kali. ini yang bikin cape. Transit di HARMONI yang terkenal rameee, terus di Duku Atas yang terkenal ramee juga. kudu antri ditambah desek-desekan, terus di Mobilnya belum tentu bisa duduk.
Padahal di Gonzaga cuma sekitar 20 menit doang, sedangkan perjalanan 2 jam pake desek-desekan, berdiri, pegel. kerena laper mampir dulu di kantin gonzaga, terus beli es dawet sama mie ayam (favorit). udah kenyang langsung balik keburu sore.
perjalanan pulang malah tambah parah, ckckck.. males ngingetnya laahh.. berdiri miring 70 derajat (dari sumbu X) pegangan di besi yang licin, panas, susah napas. huh…