Go!

Alhamdulillah Alhamdulillah. Salah satu challenge tinggal selangkah lagi terselsaikan insyaAllah. Bersiap-siap untuk menyelesaikan challenge selanjutnya: Europe!

Tidak ada yang sulit bagi Allah, tugas seorang hamba adalah meminta pertolongan, memperbaiki niat sambil memantaskan diri.

Perjalanan masih panjang 🙂

Advertisements

Mencoba W3M: Terminal Web Browser

Berawal dari akun SSO Tune (akun untuk bisa internetan di kampus) yang lupa di logout di komputer Computing Lab, sedangkan saya sedang di UC Lab. Masalah yang cukup umum mahasiswa disini.

Lagi-lagi karena lokasinya cukup jauh untuk sekedar klik tombol logout di browser, muncul pertanyaan: bagaimana caranya klik tombol logout di komputer Computing Lab dari laptop saya? Sedangkan yang tersedia untuk terhubung ke komputer Computing Lab adalah SSH.

Jawabannya: browsing internet pake terminal.

Laptop saya sedang mode: Windows, sedangkan komputer yang dituju menggunakan Ubuntu.

Hal pertama yang dilakukan adalah googling. Tidak ada cara lain hhe. Dan didapat sebuah keyword W3M. W3M adalah terminal web browser untuk linux.

Langkah pertama kita harus terhubung dengan komputer yang dituju, menggunakan SSH, misalnya:

ssh e101@10.4.1.100

Setelah masuk, install W3M ke komputer tersebut.

sudo apt-get install w3m w3m-img

Cara penggunaannya:

w3m [url]

Contoh, ketika saya mau logout akun tune maka

w3m tune.telkomuniversity.ac.id

Maka tampilannya akan seperti ini

w3m

Navigasinya menggunakan “arah (atas-kanan-kiri-bawah) di keyboard”. Saya arahkan ke text [Logout] maka akun saya sudah terl-logout.

Mau facebook-an?

facebook w3m

Shortcut yang umum digunakan:

Membuka Halaman baru: Shift + U
Membuka Tab Baru: Shift + T
Back: Shift + B
Keluar: q

Selamat mencoba, walaupun agak ribet hehe

Spons

Tulisan rekan Mushab Abdu dari blognya, menarik untuk disimak. Selamat membaca.

Orang yang rajin mencuci piring bisa jadi tidak asing dengan peralatan mencuci seperti spons dan sabun. Kita meyakini spons adalah alat efektif membersihkan peralatan, bikin piring mengkilap, kinclong, keset, bisa membuat banyak busa. Tapi tahukah kalian berita buruknya, bahwa spons-spons itu faktanya adalah salah satu barang terkotor dan mengandung bakteri penyakit; yang bahkan, lebih kotor dari bakteri yang terdapat di kloset/jamban?

Alih-alih ingin membersihkan peralatan dapur yang kotor, spons malah menjadi sarang berkembang biak penyakit. Jadi, bakteri-bakteri itu hanya berpindah tempat saja. Spons-lah yang justru menjadi kotor sebenar-benarnya, meskipun di awal kita pasti percaya, spons adalah alat terbersih, paling steril, dengan fungsi terbaik. Tidak mudah menghilangkan bakteri yang hidup di spons, bahkan tidak bisa, apalagi pada spons yang sudah kumal, kusam, bau, ia sudah tidak bisa dipakai lagi, dan harus diganti dengan spons yang baru.

Begitulah hidup mengajarkan kita. Orang-orang baik yang punya niat baik memperbaiki keadaan sekitarnya, tetapi tidak memiliki pemahaman kuat akan lingkungan hidupnya, atau setidaknya terlalu lama berada dalam lingkungan yang buruk, sekurang-kurangnya ia akan terpengaruh menjadi buruk. Terlepas tujuan baik itu tercapai/tidak, syukur-syukur bisa bertahan. Ini berlaku bagi mereka yang menamakan diri mereka sebagai agen perubahan, idealistik, tokoh politik, sosial, hukum, dsb. Kita sering temukan mereka di internet atau televisi. Atau jangan-jangan di antara rekan kita ada yang seperti itu? Maka wajib bagi kita untuk terus mengingatkan.

Pilihlah hidup yang menantang, seperti spons-spons itu, sekaligus tahu batasan kita sendiri. Jangan terlalu menggampangkan prinsip. Kalian berada di posisi yang sulit: apakah “bakteri” dan “penyakit” hidup itu bisa diatasi, atau justru sebaliknya: merusak niat kebaikan kalian sendiri.

Mencoba W3M: Terminal Web Browser

Mencoba W3M: Terminal Web Browser

Berawal dari akun SSO Tune (akun untuk bisa internetan di kampus) yang lupa di logout di komputer Computing Lab, sedangkan saya sedang di UC Lab. Masalah yang cukup umum mahasiswa disini. Lagi-lagi karena lokasinya cukup jauh untuk sekedar klik tombol logout di browser, muncul pertanyaan: bagaimana caranya klik tombol logout di komputer Computing Lab dari laptop saya? Sedangkan yang tersedia…

View On WordPress

Tidak ada paksaan dalam menganut agama Islam – QS Al-Baqarah 256

Alhamdulillah, Alhamdulillah. 

Maha Besar Allah.

Malam ini, Ahad 21 Juni 2015 / 4 Ramadhan 1436H, ba’da shalat Tarawih di Masjid Syamsul Ulum – Tel-U, bertambah satu lagi saudara seiman kami, Windi Mahendra. 

Kalau tidak salah ini sudah keempat kalinya saya menyaksikan hal serupa di MSU tercinta.

Merinding sekali rasanya mendengar dua kalimat syahadat terucap dari bibir beliau. Semoga kami diberi keistiqomahan untuk bisa saling mengingatkan dalam kebaikan. Aamiin 🙂