Risau?

Berkah adalah tentara Allah yang tersembunyi.

Ketika ia masuk;
ke harta, membanyakkan
ke anak-anak, menshalihkan
ke pasangan, mensakinahkan
ke fisik, menguatkan
ke waktu, memproduktifkan
ke pikiran, menenangkan
ke hati, membahagiakan

Allah, anugerahi kami berkah di dalam segala

sumber: group whatsapp “Mujahidin Badr”

Tak perlu risau waha diri,

karena Allah telah menjamin rezeki –yang berupa harta, anak, pasangan, fisik, waktu, ilmu, dll–sejak di dalam kandungan ibu, setelah lahir hingga wafat nanti.

Risaulah pada bentuk ikhtiar, keikhlasan dan kelurusan niat dalam menjemputnya.

Apakah semuanya sudah dengan cara-cara yang Allah ridhai,
sehingga keberkahan pantas hadir menemani hari?

Advertisements

Perbaikan Bumi

“Pemahaman yang baik” adalah salah satu buah dari keberkahan ilmu; kombinasi dari keikhlasan, kesungguhan dan resources yang baik.

Sebaiknya memang sangat perlu memperhatikan: bagaimana cara menjemput rezekinya yang akan digunakan untuk menuntut ilmu; legal-atau-tidaknya referensi, buku-buku, perangkat-perangkat atau software pendukung yang digunakan; bagaimana adab dalam proses belajarnya;

“Pemahaman yang baik” dengan sendirinya akan menjadi motor penggerak tubuh dengan feature utamanya adalah akhlak yang luhur. Dengan harap, keluaran dari aktivitas kesehariannya akan selalu berbalut kebijaksanaan.

Aku pikir, berilmu saja tidak cukup. Bumi ini sedang butuh banyak penghuni yang mau berdiri diatasnya dengan kebijaksanaan.

Kalau boleh menarik garis lurus sekaligus menyederhanakan:

Best-case: menuntut ilmu -> ilmu yang berkah -> akhlak yang baik -> kebijaksanaan -> perbaikan bumi.

Worst-case: menuntut ilmu -> “menyalahgunakan” ilmu -> serakah dan tamak -> kerusakan bumi.

Mari saling mengingatkan bahwa salah satu alasan mengapa manusia diciptakan adalah sebagai “pemimpin” di muka bumi. Maka bersikaplah layaknya seorang pemimpin yang baik.

Selamat belajar, selamat memperbaiki bumi!

Ruang Dev, 23.59

Cerita: Bulan Ketiga

November!

Selesai sudah masa probation saya di Badr selama 3 bulan. Alhamdulillah, ndak kerasa. Walaupun baru 3 bulan disini, tapi rasanya sudah lebih dari satu tahun karena waktu itu di liburan semester 6 sempat magang 3 bulan (?)

Masa probation selama 3 bulan adalah prosedur yang harus dijalani oleh anggota baru sebelum menjadi anggota tetap. Kalo oke, lanjut; kalo ga oke, bisa ga lanjut.

Mengapa memilih lanjut untuk saat ini? Apa yang menarik dari Badr?

Badr mengajarkan saya banyak hal: Mengelola mimpi; Membuat kombinasi keren antara harap, doa dan ikhtiar terbaik; Memanusiakan manusia; Mengajarkan perspektif yang menarik dalam menjalani kehidupan; dll.

Saya sangat senang dan menghargai penuh dengan budaya transparan-nya Badr. Misalnya seperti: Tiap pekan, para direksi, khususnya Kak CEO duduk lesehan bersama kami untuk memberikan kabar-kabar tentang kondisi terkini Badr. Kesulitan dan kebahagiaan apa saja yang sedang dialami Badr; Pengingatan dengan tujuan dan nilai-nilai perusahaan; Peluang dan rencana apa saja yang akan dilakukan; lalu mengajak kami semua untuk bersikap dan mengambil langkah-langkah konkrit sesuai dengan kewajibannya masing-masing.

Untuk saya pribadi, budaya tersebut membuat saya merasa memiliki Badr sebagai institusi yang harus diperjuangkan bersama, semampu saya. Jadi menemukan alasan lain dalam bekerja, selain untuk menjemput rezeki.

InsyaAllah Badr tidak “mengeksploitasi” berlebihan waktu dan tenaga anggotanya. Kalau pun diperlukan lebih, tetap masih dalam batas wajar dan tidak dzalim. Jadi seharusnya masih ada waktu untuk pengembangan diri, istirahat yang cukup dan melakukan aktivitas-aktivitas lainnya.

Soal gaji dan fasilitas yang InsyaAllah bersaing. Saya cukup sering dapet pertanyaan “Kalo kerja di startup gajinya gimana tuh?”, jawabnya Alhamdulillah lebih dari cukup :D. Soal fasilitas saya dapet fasilitas hotel berbintang kerana tinggal di kantor huehehe. Ngomong-ngomong, kalo menurut saya bukan besar-kecil-nya nominal, tapi yang harus dikhawatirkan seberapa berkah dari nominal itu, kan? 🙂

Selain itu, saya tidak terlalu cukup khawatir akan tergerus rutinitias yang seringkali membuat kelewat lalai. Walaupun sering haha-hihi random biar tetep fun dan seru, overall suasana disini cukup kondusif. Banyak aktivitas saling mengingatkan Alhamdulillah.

Intinya, so far so good. Mudah-mudahan saya bisa memberikan kontribusi lebih untuk Badr (yang sudah sangat baik kepada saya) sehingga bisa masuk dalam barisan aktif yang membuat Badr menjadi perusahaan besar kelas dunia beberapa tahun lagi. Aamiin 🙂

Jadi tunggu apa lagi? Yuk join! 😀 *lho, hilang arah dan tujuan cerita*

Ruang Tengah, 00.15